Jumat, 10 Maret 2017

Bagaimana cara mengubah pola pikir salah jurusan bagi mahasiswa yang baru masuk kuliah

By : Alfiyah Widyaningrum

Hidup memang tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Mungkin itu yang saya rasakan saat gagal dalam ujian SNMPTN. Jurusan yang saya inginkan tidak bisa diraih. Mulai saat itulah orang tua mulai bertindak untuk mengambil keputusan, bahwa saya harus memulai jalan yang baru. Mungkin sebagian dari anda pernah mengalami apa yang saya alami. Memang sangat meresahkan pada awalnya memikirkan bagaimana nantinya saya menjalani perkuliahan yang tidak sesuai dengan keinginan saya. Tapi mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menjalaninya, apalagi kalau orang tua sudah memaksa. Sebagai anak kita hanya bisa menurutinya saja.

Lalu, setelah pertengahan tahun pertama kuliah saya mulai merasakan stress. Dimana saya mulai merasa tidak percaya diri dalam mengikuti mata kuliah yang ada, tidak ada minat dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan karena dirasa sangat sulit, bahkan saya sampai merasa malas untuk masuk kuliah. Saya berpikir bahwa saya ‘salah masuk jurusan'. Namun, jika dihadapkan dengan ini semua, apakah saya harus menyerah? Apakah saya harus pindah jurusan dan memulai nya dari awal lagi? Apakah saya harus berhenti mengejar mimpi hanya karena masuk jurusan yang tidak saya minati? Tentu tidak. Berikut saya berikan tips untuk mengubah pola pikir anda berdasarkan pengalaman saya.
  • Selalu mempunyai sikap bersyukur
Walaupun agak klise, tapi kita harus bersyukur karena orang tua bisa dan mampu membiayai kuliah kita. Saya berpikir, berapa banyak uang dan waktu yang dikeluarkan bila saya pindah jurusan lagi. Karena bila melihat lebih jauh, banyak orang yang ingin kuliah namun terkendala masalah biaya. Jadi, saat kamu jenuh dengan jurusan kita syukuri saja dan jadikan orang tua sebagai motivasi kalian. 
  • Sadari bahwa dengan memilih jurusan ini ilmu kalian akan semakin kaya 
Saat di sekolah dulu, saya hanya fokus pada pelajaran IPA karena saya ingin masuk jurusan farmasi. Namun, sekarang saya kuliah di jurusan teknik informatika, kuliah di jurusan ini memperkenalkan saya dengan dunia teknologi. Padahal pada awalnya saya bisa dibilang gaptek atau tidak terbiasa mempelajari perkembangan teknologi yang ada.

Tanpa disangka kuliah dijurusan yang tidak sesuai dengan kata hati membuat saya belajar banyak hal. Kalau dipikir-pikir, tidak ada sesuatu yang sia-sia di hidup ini, semua hal memiliki manfaat jika kita lihat dari sisi positifnya. 

Begitu juga dengan jurusan kuliah yang sedang kamu tempuh sekarang. Dengan berada di jurusan yang tidak kamu inginkan, kamu justru akan mendapatkan ilmu lain. Ilmu yang akan berguna untukmu, entah untuk membuka matamu akan wawasan baru atau keterampilan baru.
  • Tetap mengikuti passion dengan mengikuti kegiatan diluar perkuliahan
Ketika mengikuti kelas sudah mulai terasa jenuh. Saatnya mengembangkan skill-skill non akademis kamu, bisa dengan mengikuti UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) atau organisasi kemahasiswaan di universitas kamu. Karena dalam kuliah kita tidak hanya mengejar hardskill tapi juga softskill, mulai dari time management, teamwork, public speaking dan lainnya.

Contohnya saja, saya mempunyai passion dalam bidang menari. Disamping menjalani kuliah, saya juga mengikuti kegiatan UKM Golden Dance Campus yang diselenggarakan pihak universitas. Ini sangat menyenangkan, dimana saya bisa melakukan hal yang saya sukai dan melupakan stress dari dunia perkuliahan untuk sementara waktu. 

Selain itu, saya juga mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan. Dengan mengikuti kegiatan ini, kamu dapat menemukan hal baru yang tidak kamu dapatkan dalam dunia perkuliahan, apalagi ketika kamu salah jurusan. Jadikan itu sebagai semangatmu dalam meraih mimpi juga!
  •   Teruslah melangkah maju demi melanjutkan perjuangan!
Memang tidak mudah melakukan aktivitas perkuliahan dengan jurusan yang tidak minati, pasti ada saja rintangannya. Misalnya, dalam ujian kita tidak mendapatkan nilai yang bagus dan sangat sulit bersaing dengan teman-teman yang sudah lebih dulu berada dalam zona nyaman di jurusannya.

Namun, jangan jadikan itu menjadi sebuah kelemahanmu, jadikan itu sebagai pembelajaran dan semangat untuk terus beraktivitas kedepannya. Walaupun memiliki nilai yang buruk, kita harus tetap melangkah maju, berusaha untuk memperbaiki kesalahan itu dan jangan jadikan itu kembali menurunkan semangatmu dalam belajar. Saya selalu meyakinkan diri saya dengan mengatakan ”jika orang lain bisa, saya juga pasti bisa”.


Semoga beberapa tips dari pengalaman saya ini bisa mengubah pola pikir anda dalam menghadapi hal salah jurusan dalam dunia perkuliahan. Karena menurut saya keputusan seperti pindah jurusan ataupun bahkan pindah universitas bukanlah suatu keputusan yang tepat. Terima kasih!
















 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar