Hidup memang tidak selalu berjalan sesuai keinginan. Mungkin itu
yang saya rasakan saat gagal dalam ujian SNMPTN. Jurusan yang saya inginkan
tidak bisa diraih. Mulai saat itulah orang tua mulai bertindak untuk mengambil
keputusan, bahwa saya harus memulai jalan yang baru. Mungkin sebagian dari anda
pernah mengalami apa yang saya alami. Memang sangat meresahkan pada awalnya
memikirkan bagaimana nantinya saya menjalani perkuliahan yang tidak sesuai
dengan keinginan saya. Tapi mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus
menjalaninya, apalagi kalau orang tua sudah memaksa. Sebagai anak kita hanya
bisa menurutinya saja.
Lalu, setelah pertengahan tahun pertama kuliah saya mulai
merasakan stress. Dimana saya mulai merasa tidak percaya diri dalam
mengikuti mata kuliah yang ada, tidak ada minat dalam mengerjakan tugas-tugas
yang diberikan karena dirasa sangat sulit, bahkan saya sampai merasa malas
untuk masuk kuliah. Saya berpikir bahwa saya ‘salah masuk jurusan'. Namun, jika
dihadapkan dengan ini semua, apakah saya harus menyerah? Apakah saya harus
pindah jurusan dan memulai nya dari awal lagi? Apakah saya harus berhenti
mengejar mimpi hanya karena masuk jurusan yang tidak saya minati? Tentu tidak.
Berikut saya berikan tips untuk mengubah pola pikir anda berdasarkan pengalaman
saya.
- Selalu mempunyai sikap bersyukur
Walaupun agak klise, tapi kita harus bersyukur karena orang tua
bisa dan mampu membiayai kuliah kita. Saya berpikir, berapa banyak uang dan
waktu yang dikeluarkan bila saya pindah jurusan lagi. Karena bila melihat lebih
jauh, banyak orang yang ingin kuliah namun terkendala masalah biaya. Jadi, saat
kamu jenuh dengan jurusan kita syukuri saja dan jadikan orang tua sebagai
motivasi kalian.
- Sadari
bahwa dengan memilih jurusan ini ilmu kalian akan semakin kaya
Saat di sekolah dulu, saya hanya fokus pada pelajaran IPA karena
saya ingin masuk jurusan farmasi. Namun, sekarang saya kuliah di jurusan teknik
informatika, kuliah di jurusan ini memperkenalkan saya dengan dunia teknologi.
Padahal pada awalnya saya bisa dibilang gaptek atau tidak
terbiasa mempelajari perkembangan teknologi yang ada.
Tanpa disangka kuliah dijurusan yang tidak sesuai dengan kata hati
membuat saya belajar banyak hal. Kalau dipikir-pikir, tidak ada sesuatu yang
sia-sia di hidup ini, semua hal memiliki manfaat jika kita lihat dari sisi
positifnya.
Begitu juga dengan jurusan kuliah yang sedang kamu tempuh
sekarang. Dengan berada di jurusan yang tidak kamu inginkan, kamu justru akan
mendapatkan ilmu lain. Ilmu yang akan berguna untukmu, entah untuk membuka
matamu akan wawasan baru atau keterampilan baru.
- Tetap mengikuti passion dengan mengikuti kegiatan diluar perkuliahan
Ketika mengikuti kelas sudah mulai terasa jenuh. Saatnya
mengembangkan skill-skill non akademis kamu, bisa dengan
mengikuti UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) atau organisasi kemahasiswaan di
universitas kamu. Karena dalam kuliah kita tidak hanya mengejar hardskill tapi
juga softskill, mulai dari time management, teamwork,
public speaking dan lainnya.
Contohnya saja, saya mempunyai passion dalam
bidang menari. Disamping menjalani kuliah, saya juga mengikuti kegiatan UKM Golden
Dance Campus yang diselenggarakan pihak universitas. Ini sangat
menyenangkan, dimana saya bisa melakukan hal yang saya sukai dan melupakan stress dari
dunia perkuliahan untuk sementara waktu.
Selain itu, saya juga mengikuti kegiatan organisasi kemahasiswaan.
Dengan mengikuti kegiatan ini, kamu dapat menemukan hal baru yang tidak kamu
dapatkan dalam dunia perkuliahan, apalagi ketika kamu salah jurusan. Jadikan
itu sebagai semangatmu dalam meraih mimpi juga!
- Teruslah
melangkah maju demi melanjutkan perjuangan!
Memang tidak mudah melakukan aktivitas perkuliahan dengan jurusan
yang tidak minati, pasti ada saja rintangannya. Misalnya, dalam ujian kita
tidak mendapatkan nilai yang bagus dan sangat sulit bersaing dengan teman-teman
yang sudah lebih dulu berada dalam zona nyaman di jurusannya.
Namun, jangan jadikan itu menjadi sebuah kelemahanmu, jadikan itu
sebagai pembelajaran dan semangat untuk terus beraktivitas kedepannya. Walaupun
memiliki nilai yang buruk, kita harus tetap melangkah maju, berusaha untuk
memperbaiki kesalahan itu dan jangan jadikan itu kembali menurunkan semangatmu
dalam belajar. Saya selalu meyakinkan diri saya dengan mengatakan ”jika
orang lain bisa, saya juga pasti bisa”.
Semoga beberapa tips dari pengalaman saya ini bisa mengubah pola
pikir anda dalam menghadapi hal salah jurusan dalam dunia perkuliahan. Karena
menurut saya keputusan seperti pindah jurusan ataupun bahkan pindah universitas
bukanlah suatu keputusan yang tepat. Terima kasih!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar